Minggu, 01 September 2019

LATIHAN SOAL KELAS X BDP

Kerjakan Soal dibawah ini dan kirim jawaban ke e-mail : pashajid@gmail.com


  
1.  Ada lima konsep yang mendasari suatu strategi pemasaran, yaitu:

a.   Segmentasi pasar

b.   Penentuan posisi pasar (market positioning).
c.    Strategi memasuki pasar (market entry strategy).
d.    Strategi marketing mix.

e.    Jawaban a, b, c dan d benar.


2.  Segmentasi pasar merupakan dasar untuk mengetahui bahwa setiap pasar itu terdiri atas beberapa segmen yang berbeda-beda.  Dalam setiap segmen terdapat pembeli-pembeli yang mempunyai ....

a.    Kebutuhan (needs) yang berbeda-beda.

b.   Pola pembelian yang berbeda-beda.

c.   Tanggapan yang berbeda-beda terhadap berbagai macam penawaran
d.   Jawaban a dan b benar.
e.   Jawaban a, b dan c benar.


3.     Tidak ada satupun perusahaan yang dapat mencapai pasar dengan memuaskan ….

a.    Semua pembeli.

b.    Pemiliknya.

c.    Pemasoknya.

d.    Distributornya.

e.    Pemerintah daerahnya.


4.      Dasar-dasar yang dapat dipakai untuk segmentasi pasar adalah faktor….

a.       Demografi.

b.      Geografis.

c.       Sosiologis.

d.      Psikologis.

e.       Jawaban a, b, c dan d benar semua.


5.      Faktor demografis segmentasi pasar dapat berupa unsur….

a.    Umur.

b.    Jenis kelamin.

c.    Agama.

d.    Jawaban a dan b.

e.    Jawaban a, b, dan c benar.


6.      Ada syarat-syarat agar kegiatan segmentasi pasar kita efektif (berhasil), yaitu:

a.       Measurability.

b.      Accessibility.

c.       substantiality.

d.      Jawaban a dan c benar.

e.       Jawaban a, b dan c benar.


7.   Marion Harper mengatakan bahwa mengelola bisnis dengan baik adalah mengelola masa depan, dan mengelola masa depan adalah ....

a.    membuat rencana.

b.    belajar sungguh-sungguh.

c.    membeli saham.

d.    menuntut ilmu setinggi mungkin.

e.    mengelola informasi.

   

8.  Manajemen (pengelola) perusahaan/organisasi harus selalu mengembangkan dan memelihara sistim informasi serta  mempunyai keterampilan untuk melaksanakan ….

a.    riset pemasaran.

b.    penjualan.

c.    rencana kerja.

d.    pengamatan perusahaan dan pesaing.

e.    wawancara dengan pelanggan.


9.  Sepanjang sejarah perusahaan-perusahaan, manajemen telah mencurahkan sebagian besar perhatiannya untuk mengelola manusia, modal, material, dan mesin, tetapi melupakan unsur penting yang kelima yaitu ....

a.    pelanggan.

b.    pinjaman dari bank.

c.    informasi.

d.    pasar produknya,

e.    relasi bisnis.


10.  Perkembangan pemasaran dari usaha yang tadinya bersifat lokal ke regional/nasional bahkan internasional perlu didukung oleh ....

a.    modal yang besar.

b.    pegawai yang banyak.

c.    informasi yang akurat.

d.    penjualan yang tinggi.

e.    data masa lalu.


11.  Suatu perusahaan seharusnya mempunyai struktur yang berlanjut dan saling berkait dari orang, peralatan dan prosedur yang ditujukan untuk mengumpulkan, menyaring, menganalisis dan membagikan informasi yang spesifik, tepat waktu dan cermat untuk digunakan oleh manajemen pemasaran, dikenal sebagai....

a.    sistim informasi perusahaan.

b.    sistim manajemen usaha.

c.    manajemen informatika.

d.    teknologi informasi pasar.

e.    sistim informasi pemasaran.


12.  Riset pemasaran adalah salah satu dari empat komponen ....

a.    sistim informasi perusahaan.

b.    sistim manajemen usaha.

c.    manajemen informatika.

d.    teknologi informasi pasar.

e.    sistim informasi pemasaran.


13.  Untuk mengantisipasi perkembangan persaingan yang semula dititik beratkan pada harga ke persaingan bukan harga, maka sangat diperlukan ....

a.    teman bisnis.

b.    pedagang besar yang handal.

c.    pengecer yang cekatan.

d.    penelitian yang canggih.

e.    informasi yang benar.


14.  Perkembangan orientasi (arah) usaha perusahaan/organisasi yang semula dari kebutuhan pembeli menjadi keinginan pembeli, sangat membutuhkan ....

a.    modal yang besar.

b.    pegawai yang banyak.

c.    informasi yang akurat.

d.    penjualan yang tinggi.

e.    data masa lalu.


15.  Disain, pengumpulan, analisis dan pelaporan yang sistematis atas data dan segala penemuan yang relevan dengan situasi pemasaran tertentu yang dihadapi perusahaan, disebut sebagai....

a.    sistem intelijen pemasaran.

b.    riset pemasaran.

c.    sistem pemasaran analisis.

d.    sistem pelaporan internal.

e.    jawaban a, b, c dan d benar semua.


16.  Ruang lingkup riset pemasaran meliputi....

a.    penentuan karakteristik pasar.

b.    pengukuran potensi pasar.

c.    analisis pangsa pasar.

d.    analisis penjualan.

e.    semua jawaban benar.


17.  Perusahaan yang menghimpun informasi tentang konsumen dan perdagangan secara periodik untuk kemudian menjualnya kepada kliennya, dikenal sebagai perusahaan ....

a.    sindikat jasa riset.

b.    riset pemasaran menurut pesanan.

c.    riset pemasaran khusus.

d.    sindikat riset khusus.

e.    jasa riset khusus.


18.  Riset pemasaran dimaksudkan untuk memahami ... dengan lebih baik.

a.    calon pelanggan.

b.    usaha-usaha pesaing.

c.    masalah pemasaran.

d.    pemasaran barang/jasa.

e.    penjualan.


19.  Persyaratan riset/penelitian adalah....

a.    sistimatis.

b.    berencana.

c.    mengikuti konsep ilmiah.

d.    jawaban a dan c benar.

e.    jawaban a, b dan c benar.


20.  Langkah pertama dalam riset pemasaran yang efektif (berhasil) adalah ....

a.    mengembangkan sumber informasi.

b.    mengumpulkan informasi.

c.    menganalisis informasi.

d.    menyajikan penemuan.

e.    menetapkan masalah dan tujuan riset.


21.  Sistimatika yang menjadi syarat riset bertujuan untuk ....

a.    efektifitas kegiatan.

b.    efisiensi kegiatan.

c.    survai awal.

d.    merumuskan masalah.

e.    melakukan studi kepustakaan.


22.  Data primer diperoleh dengan cara....

a.    mengeksplorasi perpustakaan.

b.    membaca majalah.

c.    mewawancarai sumber informasi.

d.    membaca buku-buku.

e.    mengumpulkan data pemerintah.


23.  Informasi yang sudah tersedia/telah dikumpulkan dengan tujuan lain, dapat kita gunakan sebagai ...

a.    data primer.

b.    data sekunder.

c.    data tersier.

d.    data serba guna.

e.    semua jawaban benar.


24.  Pendekatan riset dapat berupa ....

a.    observasi/pengamatan.

b.    survai

c.    eksperimen.

d.    kelompok utama.

e.    semua jawaban benar.


25.  Perangkat riset dapat berupa ....

a.    kuesioner/daftar pertanyaan.

b.    peralatan mekanis.

c.    survai.

d.    jawaban a dan b benar.

e.    jawaban a, b dan c benar.


26.  Contoh sumber data sekunder yang berasal dari dalam perusahaan yaitu ....

a.    laporan Rugi-Laba perusahaan.

b.    Neraca. keuangan.

c.    Data penjualan.

d.    jawaban a dan b benar.

e.    jawaban a, b dan c benar.


27.  Ada beberapa macam metode pokok dalam menghimpun data primer, yaitu ….

a.    observasi.

b.    kelompok fokus.

c.    survai.

d.    eksperimen.

e.    jawaban a, b, c dan d benar semua.

28.  Melihat secara mendalam mengenai persepsi konsumen, sikap konsumen, dan kepuasannya, yang merupakan aspek penting dalam mendefinisikan masalah yang harus diteliti secara formal.

a.    observasi.

b.    kelompok fokus.

c.    survai.

d.    eksperimen.

e.    jawaban a, b, c dan d benar semua.


29.  Metode yang cocok untuk riset yang bersifat penyelidikan adalah ….

a.    observasi.

b.    kelompok fokus.

c.    survai.

d.    eksperimen.

e.    jawaban a, b, c, dan d benar semua.


30.  Jika kita ingin mengetahui apa yang dimakan dan diminum oleh para peserta diklat (siswa) SMK Negeri 43, kita dapat mengetahui jawabannya dari ....

a.    pemilik kantin.

b.    sampahnya.

c.    peserta diklatnya sendiri.

d.    jawaban a dan c benar.

e.    jawaban a, b dan c benar.



          ESSAY :

         1. Jelaskan Pengertian Pasar

         2. Sebutkan dan jelaskan funsi pasar

         3. Apa yang dimaksud Analisa Pasar
    
         4. Sebutkan langkah langkah melakukan analisa Pasar

         5. Jelaskan pengertian Segmentasi Pasar
j
jawaban
1.


Selasa, 20 Agustus 2019



Pengertian Segmentasi Pasar

Sebenarnya, apa itu segmentasi pasar (market segmentation)? Pengertian Segmentasi Pasar adalah pembagian kelompok konsumen/ pembeli yang memiliki kebutuhan, karakteristik, dan perilaku yang berbeda-beda (heterogen) di dalam pasar tertentu sehingga nantinya menjadi satuan pasar yang homogen dan dijadikan sasaran pasar dengan strategi marketing mix tersendiri.
Segmentasi pasar adalah strategi suatu perusahaan untuk mengenal minat dan kebutuhan konsumen di suatu market yang kemudian menciptakan produk baru (product diversification) yang sesuai dengan minat dan kebutuhan konsumen tersebut. Dengan kata lain, PASAR yang tadinya hanya satu dan luas menjadi beberapa pasar yang bersifat homogen setelah mengalami segmentasi.
Tujuan utama market segmentation adalah untuk membuat proses pemasaran yang lebih terarah sehingga sumber daya perusahaan dapat digunakan secara efektif dan efisien.

Segmentasi Pasar Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa arti segmentasi pasar, maka kita bisa merujuk pada pendapat beberapa ahli berikut ini:

1. Pride dan Ferrel

Menurut Pride dan Ferrel, market segmentation adalah suatu sistem membagi market ke segmen-segmen pelanggan potensial dengan kesamaan karakteristik yang memperlihatkan terdapatnya kesamaan tingkah laku konsumen.

2. Philip Kotler dan Gary Amstrong

Menurut Philip Kotler dan Gary Amstrong, pengertian segmentasi pasar adalah pembagian sebuah market menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda.
Tujuan pengelompokan pasar adalah untuk membagi pasar yang berbeda-beda (heterogen) menjadi kelompok-kelompok pasar yang homogen, di mana setiap kelompoknya bisa ditargetkan untuk memasarkan suatu produk sesuai dengan kebutuhan, keinginan, ataupun karakteristik pembeli yang ada di pasar tersebut.

3. Swastha dan Handoko

Menurut Swastha dan Handoko, pengertian segmentasi pasar adalah aktivitas membagi–bagi market yang memiliki sifat heterogen kedalam satu-satuan market yang bersifat homogen.
Baca juga: Manajemen Pemasaran

Tujuan Segmentasi Pasar

tujuan segmentasi pasar
Tujuan market segmentation
Seperti yang disebutkan sebelumyan, tujuan utama pengelompokan pasar adalah untuk membagi pasar yang masih sangat luas menjadi beberapa pasar yang sifatnya homogen. Lebih lengkapnya, berikut adalah beberapa tujuan segmentasi pasar:

1. Memudahkan Dalam Membedakan Pasar

Salah satu kesulitan perusahaan dalam proses pemasaran produk adalah keadaan pasar yang sifatnya heterogen dimana minat dan selera konsumen sangat beragam dan terus berkembang.
Dengan mengelompokkan konsumen yang sifatnya homogen maka perusahaan akan lebih mudah memahami kebutuhan dan minat konsumen. Hasil akhirnya, suatu pasar akan lebih mudah untuk dibedakan dengan kelompok pasar lainnya.

2. Pelayanan Konsumen Menjadi Lebih Baik

Empat hal penting yang paling diperhatikan oleh konsumen dalam pemenuhan kebutuhannya adalah kualitas, harga, pelayanan, dan ketepatan waktu. Dan pelayanan yang baik merupakan hal krusial dari keempat hal penting tersebut.
Dengan melakukan market segmentation, maka perusahaan akan lebih mudah memberikan pelayanan sesuai dengan segmentasinya.

3. Strategi Pemasaran Lebih Terarah

Strategi pemasaran pada pasar yang homogen akan lebih mudah ketimbang pada pasar yang heterogen. Strategi pemasaran pada pasar homogen akan lebih terarah, termasuk menyusun bauran pemasaran yang meliputi produk, harga, distribusi, dan promosi.
Dengan adanya pengelompokan pasar maka perusahaan dapat mengarahkan dana dan usahanya ke market yang potensial dan lebih menguntungkan.

4. Mengenal Kompetitor dengan Segmen yang Sama

Setelah memahami pembeli yang berada pada suatu segmen pasar, tentunya perusahaan juga akan dapat mengetahui siapa saja kompetitor di segmen yang sama dan aktivitas apa yang dilakukan oleh kompetitor.
Dengan begitu, maka perusahaan dapat mempelajari dan meniru strategi pemasaran komptetitor tersebut sehingga dapat merebut perhatian konsumen.

5. Evaluasi Target dan Rencana Bisnis

Setelah memahami segmen pasar dan karakteristiknya, maka perusahaan dapat melakukan suatu evaluasi atas kegiatan pemasaran yang pernah dilakukan sebelumnya.
Dari sini, perusahaan akan mengetahui apakah strategi pemasaran telah sesuai dengan karakteristik pasar sehingga dapat menjadi acuan untuk membuat perencanaan bisnis selanjutnya.

Manfaat Segmentasi Pasar

Manfaat Segmentasi Pasar
Manfaat market segmentation
Segmentasi pasar dilakukan bukan tanpa alasan. Ada beberapa manfaat yang ingin didapatkan oleh perusahaan, diantaranya adalah:
  • Perusahaan memiliki dan menerapkan ide pemasaran yang lebih terarah.
  • Perusahaan akan terbantu dalam hal pengaturan produk menjadi lebih baik.
  • Perusahaan mengetahui dan membandingkan peluang pasar baru.
  • Perusahaan dapat menyusun dan menggunakan budget yang ada secara efektif dan efisien.
  • Perusahaan akan terbantu dalam menciptakan daya tarik di bidang pemasaran.
  • Perusahaan akan berada pada situasi yang lebih menguntungkan di pasar.

Syarat Segmentasi Pasar

Syarat Segmentasi Pasar
Syarat pengelompokan pasar
Berikut ini adalah beberapa syarat segmentasi pasar yang efektif:
  1. Dapat Diukur (Measurable), pengelompokan pasar harus terukur, baik dalam besarnya, luasnya, serta daya beli konsumen pada segmen pasar tersebut.
  2. Dapat Dijangkau (Accessible), segmentasi pasar juga harus bisa dilaksanakan. Dengan kata lain, strategi pemasaran yang dibuat dapat dilakukan dan dapat melayani segmen pasar dengan baik.
  3. Cukup Besar (Substantial), pengelompokan pasar harus cukup besar sehingga dapat menguntungkan ketika dilayani oleh perusahaan.
  4. Dapat Dibedakan (Differentiable), artinya segmen pasar yang dikelompokkan harus dapat dibedakan dengan jelas.
  5. Dapat Dilaksanakan (Actionable), market segmentation harus dapat dilayani atau dijangkau oleh sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan.

Dasar Segmentasi Pasar

Dasar Segmentasi Pasar
Dasar pengelompokan pasar
Dalam melakukan segmentasi pasar, kita dapat merujuk pada beberapa dasar pelaksanaannya. Adapun beberapa dasar segmentasi pasar adalah sebagai berikut:
  • Demografis, yaitu dasar pengelompokan pasar berdasarkan demografis yang meliputi jenis kelamin, usia, pendidikan, penghasilan, pekerjaan, agama, ras, dan lain-lain.
  • Geografis, yaitu dasar pengelompokan pasar berdasarkan aspek geografis yang meliputi lokasi atau daerah, wilayah, iklim, kepadatan penduduk, dan lainnya.
  • Psikografis, yaitu dasar pengelompokan pasar berdasarkan ciri-ciri kepribadian, yang meliputi kepribadian, kelas sosial, dan gaya hidup.

Rabu, 14 Agustus 2019


PENGERTIAN MARKETING

Marketing adalah serangkaian proses yang dilakukan untuk memasarkan produk atau mengenalkan produk kepada masyarakat dengan berbagai cara, agar produk tersebut menjadi banyak diminati oleh masyarakat luas. Sehingga dalam hal ini pengertian marketing tidak hanya sebatas saat terjadi pemasaran, namun juga mengenai strategi yang digunakan, serta cara memberikan kepuasan kepada konsumen.
Customer satisfaction survey on a sky background
Konsumen sebagai orientasi utama kegiatan pemasaran. Kepuasan konsumen menjadi hal yang paling penting untuk diperhatikan. Jika pada proses sales hubungan konsumen terjadi hanya pada saat itu. Berbeda dengan marketing, yang mana hubungannya akan terus berlanjut. Marketing akan terus memperhatikan pelanggannya. Hubungan marketing dengan pelanggan harus dijaga dengan baik. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan loyalitas pelanggan terhada produk Anda.
Marketing adalah bagian penting dari suatu perusahaan. Melalui kegiatan tersebut, barang dari produsen bisa sampai kepada konsumen. Oleh sebab itu, marketing sering disebut sebagai penghubung produsen dan konsumen. Strategi marketing harus jelas. Hal ini perlu dilakukan agar barang dari produsen dapat sampai kepada konsumen dalam waktu yang tepat. Strategi ini perlu dilakukan untuk menghindari terjadi kekecewaan konsumen.
Seorang pekerja marketing, harus paham betul mengenai pengertian marketing. Hal inilah yang akan membantu mereka dalam menjalankan tugasnya. Staf marketing harus memahami empat konsep dasar marketing, yaitu produksi, produk, penjualan, dan pemasaran.
Konsep pertama yaitu produksi. Staf marketing harus tahu mengenai produk yang sedang diminati konsumen pada saat itu. Lakukan pengamatan langsung ke lapangan. Selidiki juga harga yang beredar di pasaran. Hal ini dapat menjadi acuan untuk merencanakan produk apa yang akan dihasilkan perusahaan nantinya.
great-salesman
Konsep yang kedua adalah produk. Konsumen akan menyukai produk yang berkualitas tinggi. Oleh sebab itu, perlu dilakukan peningkatan kualitas terhadap produk. Ciptakan produk yang memiliki kualitas lebih baik daripada produk perusahaan lain. Hasilkan produk yang memiliki keunikan sendiri, berbeda dengan para pesaing. Hal ini akan menjadi ciri khusus produk Anda. Sehingga diharapkan konsumen akan lebih tertarik dengan produk Anda.
Konsep yang ketiga adalah penjualan. Promosi merupakan salah satu bagian penjualan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengenalkan kepada konsumen tentang produk yang kita miliki. Jika perlu, berikan bonus terhadap pembeli dengan syarat tertentu. Hal ini tentunya dapat menjadi tarik konsumen untuk datang ke perusahaan Anda.
kepuasan-konsumen
Konsep yang keempat adalah pemasaran. Konsep ini merupakan lanjutan dari konsep penjualan. Tujuan utama dari kegiatan marketing adalah terpenuhinya kebutuhan pasar. Kepuasan pelanggan terhadap produk dalam hal ini sangat diperhatikan. Kebutuhan pasar dianggap berhasil terpenuhi, jika Anda mampu memenuhi keinginan pelanggan.
Ada juga yang mendefinisikan marketing sebagi proses persaingan antar perusahaan untuk menghasilkan produk berkualitas. Persaingan ini terjadi tentunya karena ingin menarik hati konsumen. Kualitas produk yang baik, akan lebih diminati oleh konsumen. Apalagi jika didukung oleh pelayanan yang baik terhadap konsumen
Marketing dapat didefinisikan sebagai usaha memadukan beberapa faktor untuk memenuhi kebutuhan konsumen, demi tercapainya kepuasan konsumen. Pada dasarnya marketing selalu berhubungan dengan konsumen. Walaupun berbeda-beda pendapat orang tentang marketing, namun pada intinya selalu bertujuan untuk memberikan kepuasan kepada konsumen.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian marketing adalah strategi dalam menjalankan bisnis. Berhasil tidaknya suatu bisnis, tergantung pada proses marketingnya. Proses yang baik adalah selalu menjadikan kepuasan pelanggan sebagai tujuan utamanya. Hal ini karena terpenuhinya keinginan pelanggan, menunjukkan terpenuhinya permintaan pasar.
Salam Pencerahan!


JENIS JENIS PASAR
Jenis pasar menurut bentuk kegiatannya. Menurut dari bentuk kegiatannya pasar dibagi menjadi 2 yaitu pasar nyata ataupun pasar tidak nyata(abstrak).  Maka kita lihat penjabaran berikut ini:
  • Pasar Nyata.
Pasar nyata adalah pasar diman barang-barang yang akan diperjual belikan dan dapat dibeli oleh pembeli. Contoh pasar tradisional dan pasar swalayan.
  • Pasar Abstrak.
Pasar abstrak adalah pasar dimana para pedagangnya tidak menawar barang-barang yang akan dijual dan tidak membeli secara langsung tetapi hanya dengan menggunakan surat dagangannya saja. Contoh pasar online, pasar saham, pasar modal dan pasar valuta asing.
Jenis pasar menurut cara transaksinya. Menurut cara transaksinya, jenis pasar dibedakan menjadi pasar tradisional dan pasar modern.
  • Pasar Tradisional
Pasar tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional dimana para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar menawar secar langsung. Barang-barang yang diperjual belikan adalah barang yang berupa barang kebutuhan pokok.
  • Pasar Modern
Pasar modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjual belikan dengan harga pas dan denganm layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza, dan tempat-tempat modern lainnya.
Jenis – Jenis Pasar menurut jenis barangnya. Beberapa pasar hanya menjual satu jenis barang tertentu , misalnya pasar hewan,pasar sayur,pasar buah,pasar ikan dan daging serta pasar loak.
Jenis – Jenis Pasar menurut keleluasaan distribusi. Menurut keluasaan distribusinya barang yang dijual pasar dapat dibedakan menjadi:
  • Pasar Lokal
  • Pasar Daerah
  • Pasar Nasional dan
  • Pasar Internasional
Pengertian dan Macam-macam Pasar Menurut Bentuk dan Strukturnya
Pasar menurut struktur dibedakan menjadi empat macam yaitu pasar persaingan sempurna, monopoli, persaingan monopolistik, dan oligopoli.
a. Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna disebut juga pasar persaingan murni adalah pasar di mana terdapat banyak penjual dan pembeli dan mereka sudah sama-sama mengetahui keadaan pasar.
Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri berikut ini.
1) Banyak penjual dan pembeli.
2) Barang yang diperjualbelikan sejenis (homogen).
3) Penjual maupun pembeli memiliki informasi yang lengkap tentang pasar.
4) Harga ditentukan oleh pasar.
5) Semua faktor produksi bebas masuk dan keluar pasar.
6) Tidak ada campur tangan pemerintah. Contoh pasar persaingan sempurna antara lain pasar hasil-hasil pertanian.
b. Pasar Persaingan Tidak Sempurna
Pasar persaingan tidak sempurna adalah kebalikan dari pasar persaingan sempurna yaitu pasar yang terdiri atas sedikit penjual dan banyak pembeli. Pada pasar ini penjual dapat menentukan harga barang. Barang yang diperjualbelikan jenisnya heterogen (berbagai jenis barang). Pasar persaingan tidak sempurna mempunyai beberapa bentuk pasar.
1) Pasar Monopoli
Pasar monopoli adalah pasar yang terjadi apabila seluruh penawaran terhadap sejenis barang pada pasar dikuasai oleh seorang penjual atau sejumlah penjual tertentu. Pada pasar monopoli terdapat ciri-ciri berikut ini.
a) Hanya ada satu penjual sebagai pengambil keputusan harga (melakukan monopoli pasar).
b) Penjual lain tidak ada yang mampu menyaingi dagangannya.
c) Pedagang lain tidak dapat masuk karena ada hambatan dengan undang-undang atau karena teknik yang canggih.
d) Jenis barang yang diperjualbelikan hanya semacam.
e) Tidak adanya campur tangan pemerintah dalam penentuan harga, contoh: PT Pertamina (persero), PT Perusahaan Listrik Negara (persero), dan PT Kereta Api (persero).
2) Pasar Persaingan Monopolistis
Pasar persaingan monopolistis adalah pasar dengan banyak penjual yang menghasilkan barang yang berbeda corak. Pasar ini banyak dijumpai pada sektor jasa dan perdagangan eceran. Misalnya jasa salon, angkutan, toko obat/apotik, dan toko kelontong.
Pada pasar persaingan monopolistik terdapat ciri-ciri berikut ini.
a) Terdiri atas banyak penjual dan banyak pembeli.
b) Barang yang dihasilkan sejenis, hanya coraknya berbeda. Contoh: sabun, pasta gigi, dan minyak goreng.
c) Terdapat banyak penjual yang besarnya sama, sehingga tidak ada satu penjual yang akan menguasai pasar.
d) Penjual mudah menawarkan barangnya di pasar.
e) Penjual mempunyai sedikit kekuasaan dalam menentukan dan memengaruhi harga pasar.
f) Adanya peluang untuk bersaing dalam keanekaragaman jenis barang yang dijual.
3) Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli adalah pasar yang hanya terdiri atas beberapa penjual untuk suatu barang tertentu, sehingga antara penjual yang satu dengan yang lainnya bisa memengaruhi harga. Contoh:
perusahaan menjual mobil dan sepeda motor, perusahaan rokok, industri telekomunikasi, dan perusahaan semen. Pasar oligopoli mempunyai ciri-ciri berikut ini.
a) Hanya terdapat sedikit penjual, sehingga keputusan dari salah satu penjual akan memengaruhi penjual lainnya.
b) Produk-produknya berstandar.
c) Kemungkinan ada penjual lain untuk masuk pasar masih terbuka.
d) Peran iklan sangat besar dalam penjualan produk perusahaan.



SOAL ESSAY MARKETING KELAS X



1. Mengapa pemasar atau manajemen perusahaan memerlukan informasi yang tepat dan akurat tentang produk yang akan dijual, konsumen dan pesaing serta potensi pasar?

Jawaban : Informasi yang tepat dan akurat diperlukan dalam mengambil sebuah keputusan jangka pendek maupun jangka panjang dengan maksud untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan dari sebuah usaha.

 2. Bagian selain bagian Marketing adalah merupakan pendukung dari bagian pemasaran, coba sebutkan alasannya?

Jawaban: Karena suksesnya bagian pemasaran merupakan kesuksesan bagianbagian lain dari perusahaan tersebut karena didukung oleh bagianbagian lain dari perusahaan.
3. Mengapa bagian marketing sering disebut jantung dari perusahaan?

Jawaban: Karena Bagian Marketing hidup matinya perusahaan, jika penjualan menurun maka perusahaan akan lesu, dan sebaliknya jika bagian marketing dapat memesarkan produk secara sukses maka perusahaan akan bergairah dan akan berjalan sesuai dengan mestinya

 4. Coba sebutkan bagian-bagian apa saja yang ada diperusahaan?

Jawaban: Bagian yang ada diperusahaan pada umum nya yaitu bagian marketing, bagian akuntansi, bagian keuangan, bagian produksi, bagian gudang, dan bagian service. Pada perusahaan yang besar organisasi akan semakin komplek akan lebih banyak perusahaan membentuk bagian-bagian di perusahaan, pada perusahaan kecil mungkin bagian-bagian pada perusahaan semakin sederhana. Bagian-bagian yang ada diperusahaan tergantung kebutuhan yang ditafsirkan oleh manajemen

5. Coba sebutkan bagian-bagian apa saja yang ada dibagian pemasaran?

Jawaban: Bagian marketing pada umumnya terdiri dari riset pasar, promosi, iklan, penjualan, distribusi dan layanan purna jual.